SALOM BERUBAGENERASI

Ngeri…Melihat Pendidikan di jadikan Sebagai barang dagangan, yang akhirnya menghasilkan Generasi yang Pelit dan Tak punya pikiran alternatif seperti pendidikan sebelum teriakan kemerdekaan indonesia.

Pendidikan itu seharusnya memerdekakan Manusia, mengeluarkan mereka dari kesengsaraan apapun dengan ilmu pengetahuan yang Dialektis. Tahun ini, Bulan dan juga tanggal ini adalah Dimana kita sudah memasuki kemerdekaan indonesia yang berpuluhan tahun. Yang Seharusnya Pendidikanpun harus ikut Melestarikan kemerdekaan untuk orang Lemah.

Karena Negara ini adalah Negara yang menganut Sistem Kapitalisme Akhirnya Pendidikan Bukan lagi memerdekakan manusia melainkan menciptakan manusia manusia Penakut, suka menunduk kepala dan menjadi Calon penindas baru. Pendidikan sekarang Adalah pendidikan yang memelihara budaya feodalisme.

Seringkali dalam pendidikan Kapitalis kita di pasok dengan ilmu pengetahuan bahwa Miskin dan Kaya itu adalah Takdir. Jadi kita itu menganggap bahwa ini adalah pemberian Tuhan sejak kita Lahir. Kita tidak mau lagi mencari tahu penyebab penyebabnya dan memilih menerima nasib. Padahal ini Adalah Doktrin dari kapitalis untuk menjauhi pikiran kita untuk berpikir bahwa mereka ingin menguasai dan merampas Hak Hak kita.

Dulu di zaman Hindia-Belanda kaum pribumi di injak injak harga dirinya,Tanah dirampas, Anak anak perempuan di perkosa dan di jadikan budak untuk bekerja dengan mereka. Hal inilah yang menjadi Alasan para founding fathers kita untuk Terus Belajar dan membuat pendidikan untuk kaum tertindas agar mereka mengetahui kalau mereka dalam keadaan tertindas. Akhirnya Pendidikan yang di bangun oleh founding fathers kita dapat memberanikan kaum Pribumi meneriakan kemerdekaan indonesia. Pendidikan di zaman itu membebaskan kaum tertindas secara kolektif bukan minoritas.

Akhir-akhir ini Dalam Dunia kampus, katanya sebagai sarang ilmu pengetahuan, yang semestinya memelihara Pikiran, agar kampus tidak menyia-nyiakan Akal yang yang di berikan oleh Tuhan.

Salom beruba sikapmu✊

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai